News

Kamis, 27 Oktober 2011

Hidayah Itu,,

suatu ketika , aku pun merasa lebih tenang akan selalu Mengingat NYa,,
entah apa dan aku pun tak pernah tau seblum nya,,
anak itu berada di antara keluarga yang tak begitu khufah dalam islam,, yaa memang islam agama nya tetapi sang ayah dan ibu tidak tau banyak mendalam tengtang islam...

sang anak pun sudah dewasa ketika ia bertemu dengan teman2 nya yang alhamdulillah membuat dia lebih mengenal dalam nya islam yang semakin hari semakin membuat ia cinta Pada NYa...


tetapi anak itu belum mampununtuk sendiri tanpa ada nya teman2 yang membantu dan selalu menasihati dalam kebaikkan...


semoga Allah yang Maha Rahman selalu menuntun dia dan keluarga nya semakin dalam mengenal islam ,, dan untuk seuruh saudara/saudari yang beragama islam.. semoga lebih mengenal islam yang sungguh2..

Senin, 03 Oktober 2011

Mungkin Blog ini aku dapat Membuat Kenangan

BISMILLAH...

Yaa,, Kenangan adlah guru terbaik dalam kehidupan kita
Memories is the best teacher in our lives

aku adalah aku , seorang anak perempuan yang terlahir 17 tahun lalu dari seorang Ibu DAn BApak yang amat Baik dan penuh kasih sayang...
dimasa kecil aku selalu di rawat oleh emba yang setiap hari di rumah, karna saat aku kecil kedua orangtua ku bekerja,, :( IBU... seharus nya tidak perlu bekerja sperti Ayah... tapii Karna Keadaan Zaman yang makin melilit perekonomian maka ibu pun haurs bekerja...

nanti aku menjadi Ibu aku akan menjadi ibu yang seperti mamah ku bahkan aku akan berusaha lebih baik lagi,,,

To be Countinue :)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Waktu Kian Berjalan Menghapus Kenangan lalu..

KENANGAN ITU

entah telah berapa minngu aku mencoba terbiasa dan belajar atas kehilangan nya ,, ketika ada rasa yang terbelunngu di dalam qolbu rasa rindu terhadap kawan dan sahabat, serta persaudaraan yang ku jalin bersamanya, rasa fitrah yang seharus nya suci dan tak akan ku nodai ,,hanya baitan kata-kata yang meluapkan perasaan ku pada dia :( akuuu rindu dan Semakin ingin RINDU JUGA terhadap Roobbku, aku ingin mencintainya Karena ALLAH

Senin, 27 Juni 2011

Hiks akan ku relakan semuanya agar Indah pada waktunya... Allah-lah Yang selalu Bersamaku

ku relakan semua karena Nya yang selalu tau dan melihat ku dan melaporkan oleh kedua malaikat Nya yang selalu mencatat amal baik&buruk yaa aku harus meninggalkan cinta yang tak boleh ku kejar cinta fana cinta yang semu dan HAnya Kepada Engkau Lah seharusnya Cinta ini Bersemi dan selalu bersemi Terimakasih untuk ihkwan yang selalu bersabar dalam mengahadapi smua sifat ku ini, aku tau tanggung jawabmu terhadap keluarga mu lebih kau dahulukan,, aku disini akan selalu menunggu dan menanti dan Selalu berdoa untuk mu..semoga Allah akan mempertemukan kita di dalam Jannah NYa bersama Rasullullah Shalallahu a'laihi wasallam dalam telaga Kautsar nya amiin semoga apa yang terjadi dia antara aku&kamu akan selalu dalam Ridha Nya amiin Ya Rabbal'alamin

Minggu, 15 Mei 2011

Jagalah hati mu ..

Bersyukur berada di sebuah kampus yang boleh di bilang ada kesepakatan atau konsensus untuk membatasi komunikasi antar ikhwan dan akhwat entah itu jam malam untuk berada di kampus, sms-an, serta batasan waktu untuk menelepon sekalipun untuk kordinasi agenda. Bersyukur pula adanya mekanisme pemberian sms tausiyah dianjurkan tidak lintas gender meskipun ” sent to all”.

Entah kenapa diri ini masih saja tetap memberlakukan konsensus tersebut bagi diri sendiri, jika memang dirasakan tidak penting dan tidak mendesak untuk segera di balas semua sms yang sampai terlewat malam maka akan menunggu waktu pagi untuk membalasnya. Mungkin berbeda lingkungan kampus akan membuat paradigma batasan waktu berkomunikasi berbeda satu sama lain. Bagian yang terpenting bukanlah dari keharusan untuk menyamakan perbedaan yang ada. Tetapi yang lebih penting adalah tujuan yang diinginkan dari konsensus komunikasi tersebut yaitu penjagaan hati. Sebenarnya memang tidak ada salahnya ketika sesama muslim saling memberikan tausiyah atau nasehat karena hal tersebut juga dianjurkan tetapi bagi masing-masing pemilik hati harus saling menjaga kebersihan hatinya. Baik sang pemberi tausiyah atau si penerima tausiyah, karena begitu halusnya bisikan syetan bermain dalam setiap relung diri kita dari semenjak Nabi Adam Allah ciptakan hingga kiamat kelak. Jagalah hati karena Hatilah yang memiliki barometer kebaikan dan keburukan dari setiap tingkah laku kita, meskipun hanya sebuah pesan singkat.

Intinya adalah bagaimana kita pandai untuk menjaga hati agar tidak berpaling dari koridor seharusnya. Tipsnya untuk menjaga hati dari komunikasi lawan jenis :

1) Hindari percakapan tidak bermanfaat atau perkataan yang dapat menimbulkan kesan yang tidak diinginkan. Ketika komunikasi masih bisa terjangkau dengan Hp,sms, atau menulis di wallnya, kepada orang yang memang dituju, maka lebih baik jangan menyalakan lampu hijau untuk berchat di jejaring sosial. Lampu hijau berarti memang memberikan kepada siapapun selain teman yang dituju untuk berkomunikasi dengan kita, entah itu penting, kurang penting, atau tidak penting sama sekali.

2) Hindari ke GeEran di dalam hati, ambil seribu perkiraan agar hati kita terjaga. Contohnya ketika ada sms tausiyah anggaplah sms darinya adalah untuk seluruh temannya, smsnya adalah bentuk sedekahnya bagi dirinya bukankah setiap kata-kata yang baik itu adalah sedekah ? Bukankah terlebih pesan singkat terkait tausiyah pun sering berdatangan dari saudari-saudari kita.

3) Ketika ingin bercerita tentang permasalahan, maka ceritakanlah kepada saudari terdekatmu. Bukankah sesama wanita memang lebih mudah untuk memahami permasalahan yang ada ?

4) Pahami konsep kurang dari 1% dari tulisan sebelumnya

Rasa cinta itu memang fitrah, tetapi fitrahnya rasa itu juga perlu dijaga oleh setiap kita ukhti… bukankah keislaman seseorang itu juga sebuah fitrah dariNya, tetapi ketika fitrah itu tidak dijaga maka bisa jadi seseorang itu menjadi nasrani atau yahudi. Semoga kita berusaha mengingat nasehat Rasulullah SAW yang telah bersabda, “Akan datang pada waktunya, umatku akan mencintai 5 (lima) hal tapi lupa kepada 5 (lima) lainnya:

1. Mereka cinta kepada dunia. Tetapi mereka lupa kepada akhirat.

2. Mereka cinta kepada harta benda. Tetapi mereka lupa kepada hisab.

3. Mereka cinta kepada makhluk. Tetapi mereka lupa kepada al-Khaliq.

4. Mereka cinta kepada dosa. Tetapi mereka lupa untuk bertaubat.

5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah. Tetapi mereka lupa kepada kubur.”

Ukhti… ketika kita sudah mampu untuk menjaga hati maka sebaiknya pula kita juga menjaga hati saudara kita tersebut dengan prilaku kita. Kasihan bukan ketika seseorang yang seharusnya gagah memikul amanah di pundaknya menjadi lemah karena virus merah jambu yang hadir di hatinya tanpa kita sadari.

Inginkah kita ketika Allah kelak menanyakan kepada kita tentang setiap rupiah dari pulsa Hpnya yang dihabiskan untuk mengirimkan sms tausiyah untuk memperoleh keridhaan kita, padahal kita bukanlah yang berkenan untuk membalas setiap kebaikan, tetapi Allah?

Inginkah kita ketika kelak Allah menanyakan pertanggung jawaban kita terhadap setiap amal ibadah juga jihad yang dilakukannya dengan niat darinya untuk memperoleh rasa kagum dari kita ? padahal sepatutnya hanya untuk Allah setiap amal ibadah.

Inginkah kita menyakiti dirinya dengan harapan semu, padahal dirinya mungkin bukanlah seseorang yang sudah Allah tetapkan sebagai belahan jiwa kita ?

Inginkah kita menyakiti seorang akhwat lainnya yang kelak menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya karena ternyata di dalam hatinya ada segenap asa cinta untuk kita yang tidak halal baginya, sedangkan akhwat tersebut tidak dicintai olehnya?

Astagfirullah.. Nauzubillah

Jadi … Jagalah Hatimu Duhai Ukhti…

ada sebuah kalimat yang diperoleh dari sebuah status di tweeter seseorang yang ku copast



Terkadang kamu harus mendengarkan apa yang dikatakan oleh pikiranmu daripada hatimu, hanya untuk melindungi hatimu.

Tanamkan di dalam pikiranmu bahwa Allah lebih utama dari semuanya untuk kita cintai, ketika membutuhkan ruang untuk memberikan cinta yang kita punya, bukankah masih ada Allah yang lebih sempurna balasan cintaNya untuk setiap cinta kita untukNya ? Bukankah masih ada pula keluarga dan saudari-saudari yang masih juga membutuhkan rasa cinta dari kita untuk mereka ?

Jagalah hatimu duhai saudariku… karena itu adalah yang terbaik bagimu…Berdo’alah kepada Allah sang Pemilik sejatinya hati kita.

Ya Allah…ringankanlah rasa di hati ini. sebuah hati yang ada di dalam genggamanMu. Sebuah hati yang mencinta karena RahmatMu. Sebuah hati yang merindu karena kelembutan AsmaMu.

Kami serahkan sebuah hati kami padaMu, karena Engkaulah sebaik-baiknya pemelihara hati. Semoga karenaNya hati ini tetap bersih dan suci hingga tiba saatnya hadir seseorang yang tepat dengan waktu yang penuh berkah.

Ya Allah yang Maha Mengetahui, Maha Mendengar, Maha Melihat, lagi Maha Bijaksana dalam kemaha SejahteraanMu selamatkan sekeping hati ini agar ia berlabuh pada sesuatu yang halal dan telah Engkau Ridhai akan kebahagiaannya serta keselamatannya.

Ya Allah berilah kekuatan pula untuk menepis bayang kenikmatan semu yang terbalut bujuk rayu hingga kami bermaksiat di hadapanMu dan bermaksiat dalam seluruh nikmatMu.

Bantu kami ya Rabb..

Ya Allah kami menyerahkan semuanya padaMu. Hanyalah DiriMu sebaik-baiknya penyayang. Engkau sebaik-baiknya hakim. Engkau pula ya Allah sebaik-baiknya penyantun. Ya Allah genggam erat hati ini. Kami berlindung kepadaMu dari rasa gundah, gusar, kecewa, & sedih atas segala ketetapan yang telah Engkau tetapkan atas kami.

Just small note for all my sister in the world wherever you are…


Artikel, Renungan, Kisah Motifasi II

Sabtu, 14 Mei 2011

karena Allah aku ingin di cintai

❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...

Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.

Kemudian aku bertanya...

Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...

Seberapa muram cintamu kan ada?

Jika kau mencintaiku karena ketampananku...

Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...

Kemudian aku bertanya...

Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...

Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...

Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...

Kemudian aku bertanya..

Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...

Seberapa mampu cintamu memendam praduga?

Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...

Membuatmu yakin pada putusanku...

Kemudian aku bertanya...

Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...

Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?

Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...

Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...

Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?

Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...

Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...

Kemudian aku bertanya...

Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...

Seberapa kuat cintamu bertahan?

Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...

Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam

Kemudian aku bertanya...

Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...

Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?

Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...

Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...

Seberapa besar cinta mampu memaafkan?

Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...

Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...

Kemudian aku bertanya...

Kala iman itu jatuh menurun...

Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena...

Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...

Kemudian aku bertanya...

Pun hati ini tergoncang...

Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

Andai sejuta alasan tak cukup...

Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...

Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...

Aku ingin kau cintai karena Allah...

Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...

Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...

Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...

Karena cintaku berpulang pada-Nya...

http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472

(♥ Muslimah Solehah ♥)

karena Allah aku ingin di cintai

❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...

Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.

Kemudian aku bertanya...

Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...

Seberapa muram cintamu kan ada?

Jika kau mencintaiku karena ketampananku...

Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...

Kemudian aku bertanya...

Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...

Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...

Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...

Kemudian aku bertanya..

Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...

Seberapa mampu cintamu memendam praduga?

Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...

Membuatmu yakin pada putusanku...

Kemudian aku bertanya...

Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...

Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?

Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...

Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...

Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?

Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...

Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...

Kemudian aku bertanya...

Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...

Seberapa kuat cintamu bertahan?

Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...

Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam

Kemudian aku bertanya...

Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...

Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?

Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...

Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...

Seberapa besar cinta mampu memaafkan?

Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...

Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...

Kemudian aku bertanya...

Kala iman itu jatuh menurun...

Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena...

Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...

Kemudian aku bertanya...

Pun hati ini tergoncang...

Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

Andai sejuta alasan tak cukup...

Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...

Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...

Aku ingin kau cintai karena Allah...

Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...

Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...

Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...

Karena cintaku berpulang pada-Nya...

http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472

(♥ Muslimah Solehah ♥)

karena Allah aku ingin di cintai

❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...

Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.

Kemudian aku bertanya...

Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...

Seberapa muram cintamu kan ada?

Jika kau mencintaiku karena ketampananku...

Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...

Kemudian aku bertanya...

Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...

Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...

Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...

Kemudian aku bertanya..

Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...

Seberapa mampu cintamu memendam praduga?

Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...

Membuatmu yakin pada putusanku...

Kemudian aku bertanya...

Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...

Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?

Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...

Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...

Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?

Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...

Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...

Kemudian aku bertanya...

Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...

Seberapa kuat cintamu bertahan?

Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...

Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam

Kemudian aku bertanya...

Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...

Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?

Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...

Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...

Kemudian aku bertanya...

Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...

Seberapa besar cinta mampu memaafkan?

Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...

Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...

Kemudian aku bertanya...

Kala iman itu jatuh menurun...

Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena...

Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...

Kemudian aku bertanya...

Pun hati ini tergoncang...

Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

Andai sejuta alasan tak cukup...

Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...

Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...

Aku ingin kau cintai karena Allah...

Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...

Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...

Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...

Karena cintaku berpulang pada-Nya...

http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472

(♥ Muslimah Solehah ♥)

Senin, 09 Mei 2011

jangan menangis cinta

" Jangan Menangis Cinta"



Berakhir sudah perjalanan cinta
...Bukan aku, Bukan dirimu Yang ingin ini
Tapi mereka Tak mau cinta ini
hilang semua mimpi karena suratan takdir
manis cinta yang kurasa tak ada lagi
kabut kelam menemani cintaku yang telah hilang


Maafkan aku sayang,
lisan berucap ikhlaz
hati tetap merindu
Tangan melepas genggaman
jantung menjerit jangan pergi dariku


Maafkan aku sayang,
Senyum terlukis bahagia untukmu
tatap mataq...Aku tegar dan tak menangis
Tapi mengapa air mata ini tetap saja menetes? (╯︵╰,)

✿ ........... ✿ ........... ✿ ............ ✿ .......... ✿




== ==

Jangan menangis cinta,
Meski hati remuk menerima ini
hapus air matamu cinta,
menyayat hati tuk melihatnya
tak usah-lah bersedih,pantasmu hanya tersenyum
gapai hidup barumu meski tak bersamaku


cinta,
mengapa tangisanmu menjadi??
redam isak tangismu
Tetap kutulis kisah cinta ini dalam hatiku
Tak perlu disesali
Hanya karena ta’aruf yangg kandas


Rabb kita maha kasih
Tak kan membiarkan kita begitu saja
yakinlah, aku tetap bersamamu dalam doa
Meski dengan kondisi yang berbeda,
tetap kutemani langkahmu sebagai saudara
Jangan menangis, cinta.....

== ==


Sepatutnya kita menjaga jarak tertentu terhadap siapapun yang kita cintai. Sebab kita tidak akan selalu bersamanya setiap saat. Takdir mungkin memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai setiap saat.

Disaat sebuah pertemuan ditentukan, maka bersiap-lah menghadapi perpisahan. Kala Perpisahan terjadi pada Cinta yang belum halal maka bersyukurlah, karena sebenarnya itu bukti cinta ALLAH terhadap kita

bukti cinta yang tidak menginginkan kita terbakar oleh neraka yang kita lahirkan dari perbuatan kita yang sia-sia...


Jika dirimu sedang Mencinta " Halalkan cintamu"
Jika dirimu sedang menanti cinta, biarkan hatimu menanti cinta yg halal ...♥::♥::

copas dr : hahal kan aku ayah

Minggu, 08 Mei 2011

dengarkan lah ya akhii..

♥●•٠·˙- DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU...-˙·٠•●♥





cinta itu tumbuh karena terbiasa...



terbiasa dekat...terbiasa ada...terbiasa bersama...terbiasa berantem..hhe..^^terbiasa saling menyapa...terbiasa diberi perhatian...terbiasa saling mengobrol...hmm...



cinta itu teramat bening...saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...



awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...terganggu oleh sms-sms isengnya....terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....



namun...tanpa kita sadari...saat ia tiada...saat sms tak kunjung tiba...saat telepon tak berdering lama....????akan ada perasaan kehilangan....setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya... menunggu dirinya untuk mengantar dan untuk menjemput...



dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan... "MENCINTAI KARENA ALLAH...???" itukah...????itukah....?????????



ya akhi...para ikhwan....sungguh hati wanita ini lemah....hati wanita itu mudah terjangkiti virus....



dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!



sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???



Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA. Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.



Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu!

Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu!

Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu!

Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu!

Jangan ajak hati kami berzina dengan boncengan ber-dua-an denganmu!



ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...??? bersembunyi dibalik HPmu...??? bersembunyi dalam kata-katamu...????????





kita sudah lelah dengan semua itu...sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...

yang hanya berani di dunia maya...

yang hanya berani di dunia sms...

Yang hanya gagah di motornya...

dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....



jika engkau memang sungguh serius...DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!



kami wanita ingin pemimpin yang berani....kami wanita yang ingin menjaga diri...kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!







PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA...!!!







Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.



Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.





Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat. juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam,





Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.







Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.







Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….





MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."maka...wanita akan menjawab..



suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...akan kami layani kebutuhannya....akan kami tunggu kehadirannya...akan kami berikan jiwa kami...raga kami....bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??



suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??



mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."



ya akhi....saudaraku...para ikhwan....JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!



Aku merasa tak pantas mengatakan bahwa aku adalah wanita berbeda.........Tetapi aku ingin belajar.... aku juga ingin menjadi salah satu wanita khusus tersebut...Wanita yg diperuntukkan bagi lelaki yang baik.... Lelaki ahli syurga....Meski seringkali jatuh, aku ingin mencoba untuk bangkit lagi, mencoba lagi......Meski aku berkali2 gagal, namun aku ingin meraihnya...Aku ingin meraihnya...............





Di sunting dari http://www.facebook.com/note.php?note_id=122195551173668&id=103248859735530&=mf?

Kamis, 05 Mei 2011

Sampai saat ini ..
Pertama ku mengenal rasa ini ... ketika aku masih di bangku sekolah , aku tak tau apa yang ada dalam hatiku ku melihat nya aku tak tau persaan ini apa kah rasa yang tulus ataukah hanya untuk sesaat karna waktu itu umurku sangaat lah belia untuk mengenal rasa itu ..
Sang Maha Pecinta yang memberikan rasa kasih yang selalu timbul kepada makhluk Allah yang ingin mencintai karna Nya...
tapiiiiii...dahulu aku tak mengerti aku ingin selalu bersamanya, padahal aku tau Hanya Allah yang tau dan aku belum mengenal apa itu pacaran?
Astaghfirullahallazdim........
hAaahhhh... maaf tulisan ini gak nyambung banget ...
dalam agamaku Yang sudah sempurna ini. Kata pacaran yaitu dua insan manusia yang belum syah tetapi menjalin hubungan, entah itu hubungan apa..
tetapi anak muda di zaman ku menyebutnya dengan kata ‘PACARAN’
hemmm... itu di larang bahkan tidak boleh!!!

Karena Allah Subhanallah wa Ta’alaa telah berfirman : “..Jangan dekati zina..”

Rabu, 04 Mei 2011

prakerin twink twink

Assalamu'alaykum....wrwb

pang numpang numpang anak 50 mau lewattt...


sttteetth sttethhh.. twink twink twink...


kami disini sedang lwatt dan menempaki prakerin, karena sesuai dengan program sekolah...
ada mala
ada peggy
ada eva
ada aku sari :)

asikkk coyyy.. pkl,, dapet ilmu dapet pengalaman dapet ****
hihi Tambah dewasa juga dongg pastinya...


kalo di tempat pkl kangen skolah, nahh kallo di sekolah temen2 bilangnya kangen okl... wkwkw

Sabtu, 30 April 2011

tak tau dari mana ada rasa ini

pengalaman pribadi yang di alami oleh diri sendiri adalah suatu yang Allah kasih ke hamba Nya sebagai cerita di hidup nya...

rasa ini adalah rasa cinta kepada makhluk Allah yang tak berdaya , dan tak tau dari mana dan entah kapan rasa itu muncul... mungkin rasa itu datang tak tepat pada waktu nya... padahal umur ku waktu itu baru 15 tahun aku duduk di bangku smp kelas 2..dan sampai detik ini aku masih memiliki rasa ii karunia Illahi RAbbi.. dan aku berharap ini akan terus terjaga Karna Allah MAha melindungi HAmba Nya yang ingin selalu mengapai tujuan Mulia dengan cara Mulia mengikuti Sunnah Pengayom hidup ini Kekasih Allah Subhanallah Wa Ta'alaa Nabi Muhammad Shallalahu a'laihi wa sallam... :) CINTA ALLAH ABADI CINTA RASULULLAH AKAN MENDAPATKAN SYAFAAT NANTI, dan cinta ini semoga ALLAH Meridhoi dan aku akan percaya ALLAH emnjadikan indah pada waktunya.. INSYA ALLAH

Sabtu, 23 April 2011

PACARAN (?)

gak mau .. gak mau.. gak mau...

ga boleh ga boleh ga boleh..

pas temen2 ku di tanyain
"eh cariin aku pacar dong" (?)
hahaha pada ada yang bilang
1. sar lu kesambet ? sarr..kesambet apa?
2. cayi pcaran gboleh
3. cayii pcan haram hukumnya
4. ini beneran sari ? -_-??
5. jgn coba2
6.laa ta'qrobhu zinna
7. yampun emankk blum pernah pcran?
8. gw ada knalan mu ga namanya ******* liat ja di fb

9. jgn pcaran caii ga baik
10. lah? gue aja blum pernah pcran
11. sar lu knapah?
12. iyaa sarr beneran?

13. lagi kenapa sih? patah hati yaa?

14. kenapa ga sama a** jha sar
15. ADA YANG GA BLZ sms nya..


hihihi LUCU2 yaaaaaaaa :D


GAJEBO bgt

Selasa, 29 Maret 2011

Bila tak Bersabar maka Yakinlah

Bissmillahirrahmanirrahhim...

Thank to ALLAH yang pada saat ini aku masih bisa menulis..
walupun tulisan tulisan sekecil ini :)

akuu.. adalah akuu..
aku percaya Allah Maha Mengetahui segala isi Hati.. .

dan aku Yakin Janji ALLAH itu pasti.. apabila ada keragu-raguan dalam diri,itu adlah pengaruh syaitan yang selalu tak pernah bosan menggangu diri yang lemah ini..
ya Allah aku memhon cnta Mu,cinta orang2 yg mencintai Mu..dan cinta kepada amalan2 ygbsa mndtgkan cinta Mu..Amin ya Rabbal alamin



Minggu, 20 Februari 2011

bersamamu aku tak mau terluka

oleh Abdullah Akiera Van As-samawiey pada 19 Februari 2011 jam 15:25

"..tangisan itu ada dan lelaki tetaplah sosok berperasa. Hanya saja, ia lebih berani untuk tidak membulirkan air matanya di hadapan kalian. Kerapkali tetesan bening itu tersembunyi di balik raut mukanya. Kerapkali, air mata itu tertumpah di sepertiga malam terakhir saat sujud di hadapan ar-rahman..."

***

Sepertinya pena kami tak akan jemu menulis hal-hal yang berkaitan dengan kaum kalian, wahai wanita. Kami harap kalian pun tak akan jemu menelusuri kalimat-kalimat kami. Dengan apa yang akan kami bicarakan, kami tak berharap agar kalian menjadi sosok yang sempurna. Tetapi, dengan anugerah Allah yang ada pada kalian, kami begitu ingin agar kalian mendekati kesempurnaan itu.


>>Malam Itu

Pernah suatu malam, kami menghadiri acara makan malam sebuah keluarga. Makanan istimewa tengah terhidang di meja makan. Ini adalah suasana penuh kengahatan dan canda.

Tiba-tiba seorang wanita berteriak memarahi seorang laki-laki yang merupakan suaminya. Suara wanita itu bernada tinggi dan lebih tepatnya disebut sebagai bentakan. Hanya karena  kekeliruan yang amat sepele, wanita itu mempermalukan dan mencaci suaminya habis-habisan.

Begitu kasihan sang suami. Di hadapan kami sebagai tamu, ia mendapat “menu istimewa”. Bukan panah asmara yang tertancap lembut di hatinya tetapi sebuah tusukan jarum panas, tajam nan pedas. Oleh sang istri, bukan sekali atau dua kali ia dipermalukan tapi begitu sering.

Walaupun episode pernikahan kami belum menapaki jenjang pernikahan, kami bisa merasakan sakitnya hati yang tersayat lisan-lisan berduri tajam seperti itu. Ah, bagitu sedih terasa.

Inikah yang dinamakan kesetiaan cinta seorang istri?

Inikah yang dinamakan ketaatan kepada suami?

Dimanakah dawai-dawai cinta yang terdengar syahdu di awal-awal pernikahan itu?

Wahai wanita, kenapa lisan-lisan kalian kerap kali menjelma menjadi silet tajam yang mengiris dan mencabik hati?
Wanita manakah yang kalian teladani dalam adegan seperti ini?

Apakah kalian meneladani Khadijah bintu Khuwailid? Oh tidak, tidak. Khadijah tidaklah seperti itu. Dia adalah wanita teladan sepanjang masa yang mencontohkan ketaatan yang luar biasa apiknya. Dia adalah wanita yang menjadi sandaran hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan bukan wanita yang menyayatkan hati.

Apakah kalian meneladani istri Ayyub ‘alaihissalam? Oh tidak, tidak. Seperti ayyub ‘alaihissalam, dia adalah salah satu lambang wanita penyabar yang begitu mengesankan hati, bukan mengirisnya. Bertahun-tahun, ia menemani ayyub ‘alaihissalam melewati episode-episode penuh ujian.


>>Sinetron yang Tertuduh

Nampaknya sinetron adalah salah satu tertuduh utama yang menjadikan kalian berlidah tajam. Artis-artis wanita yang melakoni sejuta dusta kerapkali “meneladankan” wanita-wanita yang bermulut kasar, mencaci-maki suami mereka sepuas-puasnya, terlebih di depan anak-anak. Apa yang diharapkan dari adegan buruk itu?


>>Dialah Pangeranmu

Lihatlah lelaki yang merupakan suami kalian itu. Ia tak bisa terlelap sebelum kalian nyenyak di malam hari. Ia keluar rumah dengan semangat untuk melawan asa hidup. Ia mencari nafkah dan berterik mentari di arena kehidupan.


Dahulu, bukankah ia yang engkau damba menjadi pangeran di istana hatimu?

Dengan kejantanannya, bukankah ia yang datang melamarmu agar engkau terselamatkan dari zina?

Bukankah dia yang menyuapimu nasi dengan tangannya?

Bukankah dia yang mencumbumu dengan mesra nan penuh kasih?

Lantas kenapa mulut-mulut kalian begitu mudahnya menyemburkan lisan api yang membakar hatinya?

Kenapa lisan kalian begitu semena-menanya menancapkan busur-busur tajam yang mengetuk pintu air matanya?


>>Dengarlah Tangisannya

Tahukah engkau wahai wanita, tangisan itu ada dan lelaki tetaplah sosok berperasa. Hanya saja, ia lebih berani untuk tidak membulirkan air matanya di hadapan kalian. Kerapkali tetesan bening itu tersembunyi di balik raut mukanya. Kerapkali, air mata itu tertumpah di sepertiga malam terakhir saat sujud di hadapan ar-rahman. Tak jarang pula air matanya menjelma menjadi keringat yang membasahi pakaiannya saat berterik mentari demi mencari rizki Allah. Itu semuanya demi kebahagiaan kalian.


>>Retak-retak Rumah Tangga

Wahai wanita yang kami muliakan. Begitu sering terdengar bahwa lidang itu tak bertulang. Begitu sering terbaca bahwa wanita tidak dibenarkan menyakiti hati suaminya. Lantas apa yang membuat kalian bicara dengan begitu kasarnya, ceplas-ceplos, seolah-olah kalianlah sang raja, seolah-olah kalianlah kepala rumah tangga?

Lihatlah di luar sana, lisan-lisan kalian telah menghacurkan biduk rumah tangga, melubangi bahtera cinta hingga kandas tak sampai tujuan. Betapa banyak kasus perceraian di era modern ini yang bermoduskan ketajaman lisan kalian.


>>Ungkapan dan Nasehat

Ukhti yang kami muliakan, tidak ada teladan kalian yang lebih mendekatkan kalian ke surga Allah selain mereka yang mengadegankan sejuta kebaikan. Merekalah wanita-wanita yang telah dikisahkan tinta-tinta sejarah. Temui dan teladanilah mereka yang ada dalam kitab/buku-buku yang banyak membicarakan tentang mereka. Dan kami pun sedang menyusun naskah buku khusus kalian.

Ukhti, olehmu, biasakanlah berdzikir pagi dan sore seperti apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ada banyak manfaat. Salah satunya agar kalian tak berlidah tajam, membiasakan kalian agar meluncurkan kata-kata yang terdengar apik oleh telinga.

Tahanlah lisan kalian agar tak berduri hingga menusuk siapapun yang mendengarnya, terlebih di hadapan suami kalian yang merupakan jejak-jejak menuju surga.

Ukhtii.

Menutup catatan ini, jujur kami akui, sebagai calon nahkoda dalam bahtera pernikahan, kami akan berpikir seratus kali untuk mengajak wanita berlidah tajam sebagai permaisuri hati. Kelak, kami tak ingin bahtera itu kandas dan tenggelam sebelum berlabuh syahdu di surga. Kami tak ingin mengambil resiko dengan menikahi wanita tipe ini.

Akankah anak-anak kami mewarisi lisan tajam ibunya? Tidak, tidak, karena “bersamamu, aku tak ingin terluka.”

***

Allahu a’lam wa subhanaka allahumma wa bihamdika asyhadu alla ila ha illa anta asytaghfiruka wa atuubu ilaika.


Abdullah Akiera Van As-samawiey

Setelah ditulis saat adzan-adzan berkumandang di Pulau Seribu Masjid. Sabtu, 19.55 WITA.
Mataram, 15 Rabiul Awwal 1432 H (19 February 2011 M).

Jumat, 18 Februari 2011

Mudzakaroh Pernikahan

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat : “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata : “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau ?. Alloh berfirman : “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” [Al-Baqorah : 30].Perkawinan bukanlah persoalan kecil dan sepele, tapi merupakan persoalan penting dan besar. 'Aqad nikah (perkawinan) adalah sebagai suatu perjanjian yang kokoh dan suci mitsaqon gholidhoo, sebagaiman firman Alloh Ta'ala.
"Artinya : “Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami istri dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” [An-Nisaa' : 21].Karena itu, diharapkan semua pihak yang terlibat di dalamnya, khusunya suami istri, memelihara dan menjaganya secara sunguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.Agama Islam telah memberikan petunjuk yang lengkap dan rinci terhadap persoalan perkawinan. Mulai dari anjuran menikah, cara memilih pasangan yang ideal, melakukan khitbah (peminangan), bagaimana mendidik anak, serta memberikan jalan keluar jika terjadi kemelut dalam rumah tangga, sampai dalam proses nafaqah dan harta waris, semua diatur oleh Islam secara rinci dan detail.Selanjutnya untuk memahami konsep Islam tentang perkawinan, maka rujukan yang paling sah dan benar adalah Al-Qur'an dan As-Sunnah Shohih (yang sesuai dengan pemahaman Salafus Sholih -pen), dengan rujukan ini kita akan dapati kejelasan tentang aspek-aspek perkawinan maupun beberapa penyimpangan dan pergeseran nilai perkawinan yang terjadi di masyarakat kita. Tentu saja tidak semua persoalan dapat penulis tuangkan dalam tulisan ini, hanya beberapa persoalan yang perlu dibahas yaitu tentang : Fitrah Manusia, Tujuan Perkawinan dalam Islam, Tata Cara Perkawinan dan Penyimpangan Dalam Perkawinan. 

PERKAWINAN ADALAH FITRAH KEMANUSIAAN

Agama Islam adalah agama fithrah, dan manusia diciptakan Alloh Ta'ala cocok dengan fitrah ini, karena itu Alloh Subhanahu wa Ta'ala menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fithrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan di atas fitrahnya. Perkawinan adalah fithrah kemanusiaan, maka dari itu Islam menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan gharizah insaniyah (naluri kemanusiaan). Bila gharizah ini tidak dipenuhi dengan jalan yang sah yaitu perkawinan, maka ia akan mencari jalan-jalan syetan yang banyak menjerumuskan ke lembah hitam. Firman Alloh Ta'ala.
Artinya : “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Alloh) ; (tetaplah atas) fitrah Alloh yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Alloh. (Itulah) agama yang lurus ; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” [Ar-Ruum : 30].

Islam Menganjurkan Nikah

Islam telah menjadikan ikatan perkawinan yang sah berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagi satu-satunya sarana untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang sangat asasi, dan sarana untuk membina keluarga yang Islami. Penghargaan Islam terhadap ikatan perkawinan besar sekali, sampai-sampai ikatan itu ditetapkan sebanding dengan separuh agama. Anas bin Malik Rodhiyalloohu 'Anhu berkata : “Telah bersabda Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam :
Artinya : “Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Alloh dalam memelihara yang separuhnya lagi.”
[Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim]

B. Islam Tidak Menyukai Membujang
Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam memerintahkan untuk menikah dan melarang keras kepada orang yang tidak mau menikah. Anas bin Malik Rodhiyalloohu 'Anhu berkata : “Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam memerintahkan kami untuk nikah dan melarang kami membujang dengan larangan yang keras.” Dan beliau bersabda :
Artinya : “Nikahilah perempuan yang banyak anak dan penyayang. Karena aku akan berbanggga dengan banyaknya umatku dihadapan para Nabi kelak di hari kiamat.” [Hadits Riwayat Ahmad dan di shahihkan oleh Ibnu Hibban]
Pernah suatu ketika tiga orang Shohabat datang bertanya kepada istri-istri Nabi Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam tentang peribadatan beliau, kemudian setelah diterangkan, masing-masing ingin meningkatkan peribadatan mereka. Salah seorang berkata : Adapun saya, akan puasa sepanjang masa tanpa putus. Dan yang lain berkata : Adapun saya akan menjauhi wanita, saya tidak akan kawin selamanya .... Ketika hal itu di dengar oleh Nabi Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam, beliau keluar seraya bersabda :
Artinya : “Benarkah kalian telah berkata begini dan begitu, sungguh demi Alloh, sesungguhnya akulah yang paling takut dan taqwa di antara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku shalat dan aku juga tidur dan aku juga mengawini perempuan. Maka barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk golongannku.” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim].
Orang yang mempunyai akal dan bashirah tidak akan mau menjerumuskan dirinya ke jalan kesesatan dengan hidup membujang. Kata Syaikh Hussain Muhammad Yusuf : “Hidup membujang adalah suatu kehidupan yang kering dan gersang, hidup yang tidak mempunyai makna dan tujuan. Suatu kehidupan yang hampa dari berbagai keutamaan insani yang pada umumnya ditegakkan atas dasar egoisme dan mementingkan diri sendiri serta ingin terlepas dari semua tanggung jawab.”
Orang yang membujang pada umumnya hanya hidup untuk dirinya sendiri. Mereka membujang bersama hawa nafsu yang selalu bergelora, hingga kemurnian semangat dan rohaninya menjadi keruh. Mereka selalu ada dalam pergolakan melawan fitrahnya, kendatipun ketaqwaan mereka dapat diandalkan, namun pergolakan yang terjadi secara terus menerus lama kelamaan akan melemahkan iman dan ketahanan jiwa serta mengganggu kesehatan dan akan membawanya ke lembah kenistaan.
Jadi orang yang enggan menikah baik itu laki-laki atau perempuan, maka mereka itu sebenarnya tergolong orang yang paling sengsara dalam hidup ini. Mereka itu adalah orang yang paling tidak menikmati kebahagian hidup, baik kesenangan bersifat sensual maupun spiritual. Mungkin mereka kaya, namun mereka miskin dari karunia Alloh.
Islam menolak sistem kerahiban karena sistem tersebut bertentangan dengan fitrah kemanusiaan, dan bahkan sikap itu berarti melawan sunnah dan kodrat Alloh Ta'ala yang telah ditetapkan bagi mahluknya. Sikap enggan membina rumah tangga karena takut miskin adalah sikap orang jahil (bodoh), karena semua rezeki sudah diatur oleh Alloh sejak manusia berada di alam rahim, dan manusia tidak bisa menteorikan rezeki yang diakaruniakan Alloh, misalnya ia berkata : "Bila saya hidup sendiri gaji saya cukup, tapi bila punya istri tidak cukup ?!".
Perkataan ini adalah perkataan yang batil, karena bertentangan dengan ayat-ayat Alloh dan hadits-hadits Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam. Alloh memerintahkan untuk kawin, dan seandainya mereka fakir pasti Alloh akan membantu dengan memberi rezeki kepadanya. Alloh menjanjikan suatu pertolongan kepada orang yang nikah, dalam firman-Nya :
Artinya : “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Alloh akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Alloh Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [An-Nur : 32].
Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam menguatkan janji Alloh itu dengan sabdanya :
Artinya : “Ada tiga golongan manusia yang berhak Alloh tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka, dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya.” [Hadits Riwayat Ahmad 2 : 251, Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits No. 2518, dan Hakim 2 : 160 dari shahabat Abu Hurairah Rodhiyalloohu 'Anhu].Para Salaafus-Sholih sangat menganjurkan untuk nikah dan mereka anti membujang, serta tidak suka berlama-lama hidup sendiri.
Ibnu Mas'ud Rodhiyalloohu 'Anhu pernah berkata : “Jika umurku tinggal sepuluh hari lagi, sungguh aku lebih suka menikah daripada aku harus menemui Alloh sebagai seorang bujangan.”
[Ihya 'Ulumuddin dan Tuhfatul 'Arus hal. 20].

 coppas : http://www.facebook.com/profile.php?id=100002108620167#!/notes/rahmat-roif-pakaya/mudzakaroh-pernikahan/195490120479691

Kamis, 17 Februari 2011

Rasa Kangen dan di Kangenin sama seseorang

APa itu hal yang wajar selama ada batasan-batasan nya.............................???
KANGEN SAMA SEMUA NYAAAAAAAAAAAA....hiks hiks hiks... A** S*******

Minggu, 13 Februari 2011

Cari lah Teman Yang Shaleh/Shalihah

Temanlah yang akan mengubah tingkah laku kita, so Cari teman yang memawa kita ke hal-hal yang positife Kawaann...
Teman yang menjual minyak wangi kita akan terlimbaskan bau nya.. tetapi kalau kita berteman dengan penjual baesi kita hanya akan terkena asap bau nya....
Sabda Rasul :)

Jumat, 11 Februari 2011

Maaf ku telah .....

MAAF ..

Sekali lagi aku minta maaf...terimakasih telah datang dalam kehidupanku...terimakasih telah memberikan aku perasaan fitrah itu...terimakasih telah membuat aku merasa lebih...
Sekali lagi aku minta maaf...kuharap kamu mau mengerti...kuharap aku bisa menjalani...kuharap semua mendukungku...
Sekali lagi aku minta maaf...maaf karena tidak mengungkapkannya kepadamu...maaf karena aku memilih diam...maaf karena aku benar-benar ingin memuliakanmu...
Sekali lagi aku minta maaf...Semoga Allah terus menjaga perasaan ini...Semoga Allah meridhoi jalan yang kupilih...Semoga Allah mempertemukan kita lagi...
di saat yang tepat...di waktu kau dan aku siap...di kala kau dan aku telah memantapkan hati ...
sekali lagi aku minta maaf...mari jalani kehidupan,...kembali kau yang ceria...dan aku yang mengagumimu...

Kamis, 10 Februari 2011

Makna Cinta

Makna Cinta

Album : Album Ta'aruf
Munsyid : S'dalam
http://liriknasyid.com


Sekian banyak ku terka
Tentang makna cinta
Yang b'gitu banyak tertuang dalam dunia
Hingga ku terlena

Namun cinta yang ada didunia
takkan mampu menandinginya
Cinta murni disetiap hati kita
Hanyalah untuknya

Reff/

Tiada yang lain dariMu
Aku persembahkan
Segala yang tertuang dihati
S'lalu kuharapkan

Tiada lain dariMu yaa Allah
Aku persembahkan
S'gala yng termurni di lubuk hati
S'lalu kudo'akan

sdalam(at)plasa.com

sendiri menyepi

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

benderang di hidupku..

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..

sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh..
Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku..

Sendiri Menyepi

Album : Muhasabah Cinta
Munsyid : Edcoustic
http://liriknasyid.com



Sendiri Menyepi

Sendiri Menyepi..

Tenggelam dalam renungan

Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa…

mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,

mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa

sendiri menyepi

ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini

resah tak bertepi

kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

benderang di hidupku..

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa

mungkin ada salah mungkin ku tersesat,

mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..

sendiri menyepi…

Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini

resah tak bertepi

kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……

seeeeendiri….aku merasa sendiri..

sampai kapan begini

resah tiada bertepi…Ooohh..

Kuingin cahyaMu

benderang di hidupku..

Kenangan Yang menjadikan Pelajaran untuk diri ini

KENANGAN

ku hanya bisa mengingat semua hal yang telah terjadi, hanya kenangan menjadikan ku sebagai pelajaran... Hidup yang dari ke bodohan. sekarang ku ingin menuaikan ke cahayaan oleh ilmu Agama ku...
Tuntutlah ilmu, dari dalam kandungan hingga akhir hayat.
Tanpa Ilmu tidak akan mengerti mana yang baik & buruk suatu perbuatan

AYOO akhwat saudari saudari ku mari kita mencari ilmu yang haq \(^o^)/






Lirik Nasyid "DOA KALBU"

DOA KALBU

Judul : Do'a Qolbu
Munsyid : Fika-Mupla

dimalam penuh bintang
di atas sajadah yang kubentang
sedu sedan sendiri
mengaduh pada Yang Maha Kuasa
betapa naif diriku ini hidup tanpa ingat pada-Mu
urat nadi pun tahu aku hampa..

di malam penuh bintang
di bawah sinar bulan purnama
kupasrahkan semua
keluh kesah yang aku rasa
sesak dadaku
menangis pilu
saat ku urai dosa-dosaku..
dihadapan-MU ku tiada artinya............

doa kalbu tak bisa aku bendung
deras bak hujan di gunung sahara
hatiku yang gersang........
terasa oleh tenteram...

hanya Engkau yang tahu siapa aku
tetapkanlah seperti malam ini
sucikan diriku selama-lamanya.......

DOA KALBUKU......