Bersyukur berada di sebuah kampus yang boleh di bilang ada kesepakatan atau konsensus untuk membatasi komunikasi antar ikhwan dan akhwat entah itu jam malam untuk berada di kampus, sms-an, serta batasan waktu untuk menelepon sekalipun untuk kordinasi agenda. Bersyukur pula adanya mekanisme pemberian sms tausiyah dianjurkan tidak lintas gender meskipun ” sent to all”.
Entah kenapa diri ini masih saja tetap memberlakukan konsensus tersebut bagi diri sendiri, jika memang dirasakan tidak penting dan tidak mendesak untuk segera di balas semua sms yang sampai terlewat malam maka akan menunggu waktu pagi untuk membalasnya. Mungkin berbeda lingkungan kampus akan membuat paradigma batasan waktu berkomunikasi berbeda satu sama lain. Bagian yang terpenting bukanlah dari keharusan untuk menyamakan perbedaan yang ada. Tetapi yang lebih penting adalah tujuan yang diinginkan dari konsensus komunikasi tersebut yaitu penjagaan hati. Sebenarnya memang tidak ada salahnya ketika sesama muslim saling memberikan tausiyah atau nasehat karena hal tersebut juga dianjurkan tetapi bagi masing-masing pemilik hati harus saling menjaga kebersihan hatinya. Baik sang pemberi tausiyah atau si penerima tausiyah, karena begitu halusnya bisikan syetan bermain dalam setiap relung diri kita dari semenjak Nabi Adam Allah ciptakan hingga kiamat kelak. Jagalah hati karena Hatilah yang memiliki barometer kebaikan dan keburukan dari setiap tingkah laku kita, meskipun hanya sebuah pesan singkat.
Intinya adalah bagaimana kita pandai untuk menjaga hati agar tidak berpaling dari koridor seharusnya. Tipsnya untuk menjaga hati dari komunikasi lawan jenis :
1) Hindari percakapan tidak bermanfaat atau perkataan yang dapat menimbulkan kesan yang tidak diinginkan. Ketika komunikasi masih bisa terjangkau dengan Hp,sms, atau menulis di wallnya, kepada orang yang memang dituju, maka lebih baik jangan menyalakan lampu hijau untuk berchat di jejaring sosial. Lampu hijau berarti memang memberikan kepada siapapun selain teman yang dituju untuk berkomunikasi dengan kita, entah itu penting, kurang penting, atau tidak penting sama sekali.
2) Hindari ke GeEran di dalam hati, ambil seribu perkiraan agar hati kita terjaga. Contohnya ketika ada sms tausiyah anggaplah sms darinya adalah untuk seluruh temannya, smsnya adalah bentuk sedekahnya bagi dirinya bukankah setiap kata-kata yang baik itu adalah sedekah ? Bukankah terlebih pesan singkat terkait tausiyah pun sering berdatangan dari saudari-saudari kita.
3) Ketika ingin bercerita tentang permasalahan, maka ceritakanlah kepada saudari terdekatmu. Bukankah sesama wanita memang lebih mudah untuk memahami permasalahan yang ada ?
4) Pahami konsep kurang dari 1% dari tulisan sebelumnya
Rasa cinta itu memang fitrah, tetapi fitrahnya rasa itu juga perlu dijaga oleh setiap kita ukhti… bukankah keislaman seseorang itu juga sebuah fitrah dariNya, tetapi ketika fitrah itu tidak dijaga maka bisa jadi seseorang itu menjadi nasrani atau yahudi. Semoga kita berusaha mengingat nasehat Rasulullah SAW yang telah bersabda, “Akan datang pada waktunya, umatku akan mencintai 5 (lima) hal tapi lupa kepada 5 (lima) lainnya:
1. Mereka cinta kepada dunia. Tetapi mereka lupa kepada akhirat.
2. Mereka cinta kepada harta benda. Tetapi mereka lupa kepada hisab.
3. Mereka cinta kepada makhluk. Tetapi mereka lupa kepada al-Khaliq.
4. Mereka cinta kepada dosa. Tetapi mereka lupa untuk bertaubat.
5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah. Tetapi mereka lupa kepada kubur.”
Ukhti… ketika kita sudah mampu untuk menjaga hati maka sebaiknya pula kita juga menjaga hati saudara kita tersebut dengan prilaku kita. Kasihan bukan ketika seseorang yang seharusnya gagah memikul amanah di pundaknya menjadi lemah karena virus merah jambu yang hadir di hatinya tanpa kita sadari.
Inginkah kita ketika Allah kelak menanyakan kepada kita tentang setiap rupiah dari pulsa Hpnya yang dihabiskan untuk mengirimkan sms tausiyah untuk memperoleh keridhaan kita, padahal kita bukanlah yang berkenan untuk membalas setiap kebaikan, tetapi Allah?
Inginkah kita ketika kelak Allah menanyakan pertanggung jawaban kita terhadap setiap amal ibadah juga jihad yang dilakukannya dengan niat darinya untuk memperoleh rasa kagum dari kita ? padahal sepatutnya hanya untuk Allah setiap amal ibadah.
Inginkah kita menyakiti dirinya dengan harapan semu, padahal dirinya mungkin bukanlah seseorang yang sudah Allah tetapkan sebagai belahan jiwa kita ?
Inginkah kita menyakiti seorang akhwat lainnya yang kelak menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya karena ternyata di dalam hatinya ada segenap asa cinta untuk kita yang tidak halal baginya, sedangkan akhwat tersebut tidak dicintai olehnya?
Astagfirullah.. Nauzubillah
Jadi … Jagalah Hatimu Duhai Ukhti…
ada sebuah kalimat yang diperoleh dari sebuah status di tweeter seseorang yang ku copast
Terkadang kamu harus mendengarkan apa yang dikatakan oleh pikiranmu daripada hatimu, hanya untuk melindungi hatimu.
Tanamkan di dalam pikiranmu bahwa Allah lebih utama dari semuanya untuk kita cintai, ketika membutuhkan ruang untuk memberikan cinta yang kita punya, bukankah masih ada Allah yang lebih sempurna balasan cintaNya untuk setiap cinta kita untukNya ? Bukankah masih ada pula keluarga dan saudari-saudari yang masih juga membutuhkan rasa cinta dari kita untuk mereka ?
Jagalah hatimu duhai saudariku… karena itu adalah yang terbaik bagimu…Berdo’alah kepada Allah sang Pemilik sejatinya hati kita.
Ya Allah…ringankanlah rasa di hati ini. sebuah hati yang ada di dalam genggamanMu. Sebuah hati yang mencinta karena RahmatMu. Sebuah hati yang merindu karena kelembutan AsmaMu.
Kami serahkan sebuah hati kami padaMu, karena Engkaulah sebaik-baiknya pemelihara hati. Semoga karenaNya hati ini tetap bersih dan suci hingga tiba saatnya hadir seseorang yang tepat dengan waktu yang penuh berkah.
Ya Allah yang Maha Mengetahui, Maha Mendengar, Maha Melihat, lagi Maha Bijaksana dalam kemaha SejahteraanMu selamatkan sekeping hati ini agar ia berlabuh pada sesuatu yang halal dan telah Engkau Ridhai akan kebahagiaannya serta keselamatannya.
Ya Allah berilah kekuatan pula untuk menepis bayang kenikmatan semu yang terbalut bujuk rayu hingga kami bermaksiat di hadapanMu dan bermaksiat dalam seluruh nikmatMu.
Bantu kami ya Rabb..
Ya Allah kami menyerahkan semuanya padaMu. Hanyalah DiriMu sebaik-baiknya penyayang. Engkau sebaik-baiknya hakim. Engkau pula ya Allah sebaik-baiknya penyantun. Ya Allah genggam erat hati ini. Kami berlindung kepadaMu dari rasa gundah, gusar, kecewa, & sedih atas segala ketetapan yang telah Engkau tetapkan atas kami.
Just small note for all my sister in the world wherever you are…
Artikel, Renungan, Kisah Motifasi II
News
Minggu, 15 Mei 2011
Sabtu, 14 Mei 2011
karena Allah aku ingin di cintai
❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
karena Allah aku ingin di cintai
❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
karena Allah aku ingin di cintai
❤ﷲ❤ AKU INGIN DICINTAI KERANA ALLAH ❤ﷲ❤
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
❤ ﷲ ❤✿¸.•ﷲ•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•✿ﷲ•.¸✿❤ ﷲ ❤
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria...
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu.
Kemudian aku bertanya...
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka...
Seberapa muram cintamu kan ada?
Jika kau mencintaiku karena ketampananku...
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya...
Kemudian aku bertanya...
Saat ketampanan itu memudar ditempuh usia...
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku...
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu...
Kemudian aku bertanya..
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka...
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku...
Membuatmu yakin pada putusanku...
Kemudian aku bertanya...
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua...
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki...
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak...
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku...
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu...
Kemudian aku bertanya...
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai...
Seberapa kuat cintamu bertahan?
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan...
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya...
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat...
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku...
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku...
Kemudian aku bertanya...
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku...
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku...
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya...
Kemudian aku bertanya...
Kala iman itu jatuh menurun...
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?
Jika kau mencintaiku karena...
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat...
Kemudian aku bertanya...
Pun hati ini tergoncang...
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup...
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku...
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini...
Aku ingin kau cintai karena Allah...
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga...
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia...
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu...
Karena cintaku berpulang pada-Nya...
http://www.facebook.com/pages/Arif-Ashadi-Rindu-Ibu/194411087243472
(♥ Muslimah Solehah ♥)
Senin, 09 Mei 2011
jangan menangis cinta
" Jangan Menangis Cinta"
Berakhir sudah perjalanan cinta
...Bukan aku, Bukan dirimu Yang ingin ini
Tapi mereka Tak mau cinta ini
hilang semua mimpi karena suratan takdir
manis cinta yang kurasa tak ada lagi
kabut kelam menemani cintaku yang telah hilang
Maafkan aku sayang,
lisan berucap ikhlaz
hati tetap merindu
Tangan melepas genggaman
jantung menjerit jangan pergi dariku
Maafkan aku sayang,
Senyum terlukis bahagia untukmu
tatap mataq...Aku tegar dan tak menangis
Tapi mengapa air mata ini tetap saja menetes? (╯︵╰,)
✿ ........... ✿ ........... ✿ ............ ✿ .......... ✿
== ==
Jangan menangis cinta,
Meski hati remuk menerima ini
hapus air matamu cinta,
menyayat hati tuk melihatnya
tak usah-lah bersedih,pantasmu hanya tersenyum
gapai hidup barumu meski tak bersamaku
cinta,
mengapa tangisanmu menjadi??
redam isak tangismu
Tetap kutulis kisah cinta ini dalam hatiku
Tak perlu disesali
Hanya karena ta’aruf yangg kandas
Rabb kita maha kasih
Tak kan membiarkan kita begitu saja
yakinlah, aku tetap bersamamu dalam doa
Meski dengan kondisi yang berbeda,
tetap kutemani langkahmu sebagai saudara
Jangan menangis, cinta.....
== ==
Sepatutnya kita menjaga jarak tertentu terhadap siapapun yang kita cintai. Sebab kita tidak akan selalu bersamanya setiap saat. Takdir mungkin memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai setiap saat.
Disaat sebuah pertemuan ditentukan, maka bersiap-lah menghadapi perpisahan. Kala Perpisahan terjadi pada Cinta yang belum halal maka bersyukurlah, karena sebenarnya itu bukti cinta ALLAH terhadap kita
bukti cinta yang tidak menginginkan kita terbakar oleh neraka yang kita lahirkan dari perbuatan kita yang sia-sia...
Jika dirimu sedang Mencinta " Halalkan cintamu"
Jika dirimu sedang menanti cinta, biarkan hatimu menanti cinta yg halal ...♥::♥::
copas dr : hahal kan aku ayah
Berakhir sudah perjalanan cinta
...Bukan aku, Bukan dirimu Yang ingin ini
Tapi mereka Tak mau cinta ini
hilang semua mimpi karena suratan takdir
manis cinta yang kurasa tak ada lagi
kabut kelam menemani cintaku yang telah hilang
Maafkan aku sayang,
lisan berucap ikhlaz
hati tetap merindu
Tangan melepas genggaman
jantung menjerit jangan pergi dariku
Maafkan aku sayang,
Senyum terlukis bahagia untukmu
tatap mataq...Aku tegar dan tak menangis
Tapi mengapa air mata ini tetap saja menetes? (╯︵╰,)
✿ ........... ✿ ........... ✿ ............ ✿ .......... ✿
== ==
Jangan menangis cinta,
Meski hati remuk menerima ini
hapus air matamu cinta,
menyayat hati tuk melihatnya
tak usah-lah bersedih,pantasmu hanya tersenyum
gapai hidup barumu meski tak bersamaku
cinta,
mengapa tangisanmu menjadi??
redam isak tangismu
Tetap kutulis kisah cinta ini dalam hatiku
Tak perlu disesali
Hanya karena ta’aruf yangg kandas
Rabb kita maha kasih
Tak kan membiarkan kita begitu saja
yakinlah, aku tetap bersamamu dalam doa
Meski dengan kondisi yang berbeda,
tetap kutemani langkahmu sebagai saudara
Jangan menangis, cinta.....
== ==
Sepatutnya kita menjaga jarak tertentu terhadap siapapun yang kita cintai. Sebab kita tidak akan selalu bersamanya setiap saat. Takdir mungkin memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai setiap saat.
Disaat sebuah pertemuan ditentukan, maka bersiap-lah menghadapi perpisahan. Kala Perpisahan terjadi pada Cinta yang belum halal maka bersyukurlah, karena sebenarnya itu bukti cinta ALLAH terhadap kita
bukti cinta yang tidak menginginkan kita terbakar oleh neraka yang kita lahirkan dari perbuatan kita yang sia-sia...
Jika dirimu sedang Mencinta " Halalkan cintamu"
Jika dirimu sedang menanti cinta, biarkan hatimu menanti cinta yg halal ...♥::♥::
copas dr : hahal kan aku ayah
Minggu, 08 Mei 2011
dengarkan lah ya akhii..
♥●•٠·˙- DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU...-˙·٠•●♥
cinta itu tumbuh karena terbiasa...
terbiasa dekat...terbiasa ada...terbiasa bersama...terbiasa berantem..hhe..^^terbiasa saling menyapa...terbiasa diberi perhatian...terbiasa saling mengobrol...hmm...
cinta itu teramat bening...saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...
awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...terganggu oleh sms-sms isengnya....terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....
namun...tanpa kita sadari...saat ia tiada...saat sms tak kunjung tiba...saat telepon tak berdering lama....????akan ada perasaan kehilangan....setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya... menunggu dirinya untuk mengantar dan untuk menjemput...
dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan... "MENCINTAI KARENA ALLAH...???" itukah...????itukah....?????????
ya akhi...para ikhwan....sungguh hati wanita ini lemah....hati wanita itu mudah terjangkiti virus....
dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!
sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???
Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA. Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.
Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu!
Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu!
Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu!
Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu!
Jangan ajak hati kami berzina dengan boncengan ber-dua-an denganmu!
ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...??? bersembunyi dibalik HPmu...??? bersembunyi dalam kata-katamu...????????
kita sudah lelah dengan semua itu...sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...
yang hanya berani di dunia maya...
yang hanya berani di dunia sms...
Yang hanya gagah di motornya...
dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....
jika engkau memang sungguh serius...DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!
kami wanita ingin pemimpin yang berani....kami wanita yang ingin menjaga diri...kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!
PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA...!!!
Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.
Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.
Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat. juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam,
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.
Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.
Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….
MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."maka...wanita akan menjawab..
suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...akan kami layani kebutuhannya....akan kami tunggu kehadirannya...akan kami berikan jiwa kami...raga kami....bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??
suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??
mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."
ya akhi....saudaraku...para ikhwan....JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!
Aku merasa tak pantas mengatakan bahwa aku adalah wanita berbeda.........Tetapi aku ingin belajar.... aku juga ingin menjadi salah satu wanita khusus tersebut...Wanita yg diperuntukkan bagi lelaki yang baik.... Lelaki ahli syurga....Meski seringkali jatuh, aku ingin mencoba untuk bangkit lagi, mencoba lagi......Meski aku berkali2 gagal, namun aku ingin meraihnya...Aku ingin meraihnya...............
Di sunting dari http://www.facebook.com/note.php?note_id=122195551173668&id=103248859735530&=mf?
cinta itu tumbuh karena terbiasa...
terbiasa dekat...terbiasa ada...terbiasa bersama...terbiasa berantem..hhe..^^terbiasa saling menyapa...terbiasa diberi perhatian...terbiasa saling mengobrol...hmm...
cinta itu teramat bening...saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...
awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...terganggu oleh sms-sms isengnya....terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....
namun...tanpa kita sadari...saat ia tiada...saat sms tak kunjung tiba...saat telepon tak berdering lama....????akan ada perasaan kehilangan....setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya... menunggu dirinya untuk mengantar dan untuk menjemput...
dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan... "MENCINTAI KARENA ALLAH...???" itukah...????itukah....?????????
ya akhi...para ikhwan....sungguh hati wanita ini lemah....hati wanita itu mudah terjangkiti virus....
dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!
sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???
Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA. Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.
Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu!
Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu!
Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu!
Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu!
Jangan ajak hati kami berzina dengan boncengan ber-dua-an denganmu!
ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...??? bersembunyi dibalik HPmu...??? bersembunyi dalam kata-katamu...????????
kita sudah lelah dengan semua itu...sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...
yang hanya berani di dunia maya...
yang hanya berani di dunia sms...
Yang hanya gagah di motornya...
dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....
jika engkau memang sungguh serius...DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!
kami wanita ingin pemimpin yang berani....kami wanita yang ingin menjaga diri...kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!
PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA...!!!
Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.
Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.
Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat. juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam,
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.
Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.
Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….
MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."maka...wanita akan menjawab..
suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...akan kami layani kebutuhannya....akan kami tunggu kehadirannya...akan kami berikan jiwa kami...raga kami....bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??
suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??
mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."
ya akhi....saudaraku...para ikhwan....JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!
Aku merasa tak pantas mengatakan bahwa aku adalah wanita berbeda.........Tetapi aku ingin belajar.... aku juga ingin menjadi salah satu wanita khusus tersebut...Wanita yg diperuntukkan bagi lelaki yang baik.... Lelaki ahli syurga....Meski seringkali jatuh, aku ingin mencoba untuk bangkit lagi, mencoba lagi......Meski aku berkali2 gagal, namun aku ingin meraihnya...Aku ingin meraihnya...............
Di sunting dari http://www.facebook.com/note.php?note_id=122195551173668&id=103248859735530&=mf?
Kamis, 05 Mei 2011
Sampai saat ini ..
Pertama ku mengenal rasa ini ... ketika aku masih di bangku sekolah , aku tak tau apa yang ada dalam hatiku ku melihat nya aku tak tau persaan ini apa kah rasa yang tulus ataukah hanya untuk sesaat karna waktu itu umurku sangaat lah belia untuk mengenal rasa itu ..
Sang Maha Pecinta yang memberikan rasa kasih yang selalu timbul kepada makhluk Allah yang ingin mencintai karna Nya...
tapiiiiii...dahulu aku tak mengerti aku ingin selalu bersamanya, padahal aku tau Hanya Allah yang tau dan aku belum mengenal apa itu pacaran?
Astaghfirullahallazdim........
hAaahhhh... maaf tulisan ini gak nyambung banget ...
dalam agamaku Yang sudah sempurna ini. Kata pacaran yaitu dua insan manusia yang belum syah tetapi menjalin hubungan, entah itu hubungan apa..
tetapi anak muda di zaman ku menyebutnya dengan kata ‘PACARAN’
hemmm... itu di larang bahkan tidak boleh!!!
Karena Allah Subhanallah wa Ta’alaa telah berfirman : “..Jangan dekati zina..”
Pertama ku mengenal rasa ini ... ketika aku masih di bangku sekolah , aku tak tau apa yang ada dalam hatiku ku melihat nya aku tak tau persaan ini apa kah rasa yang tulus ataukah hanya untuk sesaat karna waktu itu umurku sangaat lah belia untuk mengenal rasa itu ..
Sang Maha Pecinta yang memberikan rasa kasih yang selalu timbul kepada makhluk Allah yang ingin mencintai karna Nya...
tapiiiiii...dahulu aku tak mengerti aku ingin selalu bersamanya, padahal aku tau Hanya Allah yang tau dan aku belum mengenal apa itu pacaran?
Astaghfirullahallazdim........
hAaahhhh... maaf tulisan ini gak nyambung banget ...
dalam agamaku Yang sudah sempurna ini. Kata pacaran yaitu dua insan manusia yang belum syah tetapi menjalin hubungan, entah itu hubungan apa..
tetapi anak muda di zaman ku menyebutnya dengan kata ‘PACARAN’
hemmm... itu di larang bahkan tidak boleh!!!
Karena Allah Subhanallah wa Ta’alaa telah berfirman : “..Jangan dekati zina..”
Rabu, 04 Mei 2011
prakerin twink twink
Assalamu'alaykum....wrwb
pang numpang numpang anak 50 mau lewattt...
sttteetth sttethhh.. twink twink twink...
kami disini sedang lwatt dan menempaki prakerin, karena sesuai dengan program sekolah...
ada mala
ada peggy
ada eva
ada aku sari :)
asikkk coyyy.. pkl,, dapet ilmu dapet pengalaman dapet ****
hihi Tambah dewasa juga dongg pastinya...
kalo di tempat pkl kangen skolah, nahh kallo di sekolah temen2 bilangnya kangen okl... wkwkw
pang numpang numpang anak 50 mau lewattt...
sttteetth sttethhh.. twink twink twink...
kami disini sedang lwatt dan menempaki prakerin, karena sesuai dengan program sekolah...
ada mala
ada peggy
ada eva
ada aku sari :)
asikkk coyyy.. pkl,, dapet ilmu dapet pengalaman dapet ****
hihi Tambah dewasa juga dongg pastinya...
kalo di tempat pkl kangen skolah, nahh kallo di sekolah temen2 bilangnya kangen okl... wkwkw
Langganan:
Komentar (Atom)